Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Media Kabar Suara Rakyat Media Kabar Suara Rakyat

Menghadirkan Fakta yang Akurat dan Mencerahkan Rakyat

Media Kabar Suara Rakyat Media Kabar Suara Rakyat

Menghadirkan Fakta yang Akurat dan Mencerahkan Rakyat

  • Beranda
  • Berita Video
  • Bisnis
  • Bisnis
  • Budaya
  • Budaya
  • Disclaimer
  • Disclaimer
  • Disclaimer
  • Homepage
  • Hubungi Kami
  • Hubungi Kami
  • Hukum&Kriminal
  • Indeks
  • Info Iklan
  • Info Iklan
  • Ketentuan dan Kebijakan Privacy
  • Kode Etik
  • Login
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang
  • Tentang Kibaran
  • Tentang Kibaran
  • Trending
  • Beranda
  • Berita Video
  • Bisnis
  • Bisnis
  • Budaya
  • Budaya
  • Disclaimer
  • Disclaimer
  • Disclaimer
  • Homepage
  • Hubungi Kami
  • Hubungi Kami
  • Hukum&Kriminal
  • Indeks
  • Info Iklan
  • Info Iklan
  • Ketentuan dan Kebijakan Privacy
  • Kode Etik
  • Login
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang
  • Tentang Kibaran
  • Tentang Kibaran
  • Trending
Subscribe
Close

Search

Abdya

Debu Tak Pernah Usai, Warga Jalan Transito Kembali Jadi Korban Hauling PT LKT lauser karya tambang

By lismanita
Januari 10, 2026 2 Min Read
0

Aceh Barat Daya | 10 Januari 2026—(Aceh dalam berita.com) Aktivitas hauling material biji besi milik PT Lauser Karya Tambang (PT LKT) kembali memantik amarah warga. Material yang selama ini menumpuk di lokasi penumpukan Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh, terpantau diangkut tanpa disertai penyiraman jalan maupun upaya pengendalian debu.

Hilir mudik truk bermuatan berat memicu kepulan debu pekat yang menyelimuti Jalan Transito, jalur yang sejak lama dijadikan lintasan utama menuju pelabuhan dan lokasi penumpukan material biji besi oleh sejumlah perusahaan tambang di Aceh Barat Daya (Abdya). Debu beterbangan bebas, menempel di rumah warga, dan dihirup setiap hari oleh masyarakat yang tak punya pilihan lain selain bertahan di jalur tersebut.

Material milik PT LKT diketahui diangkut dari Padang Baru menuju lokasi pengolahan di Desa Babahrot. Namun sangat disayangkan, aktivitas yang menghasilkan keuntungan besar itu justru mengabaikan aspek paling mendasar: kesehatan lingkungan dan keselamatan warga.

“Sudah lama kami jadi korban. Debu ini bukan sehari dua hari, tapi bertahun-tahun. Setiap kali truk lewat, kami yang menanggung dampaknya,” ungkap salah seorang warga Jalan Transito dengan nada kesal.

Warga menilai regulasi hauling tambang selama ini seolah tidak pernah berpihak kepada masyarakat. Aturan ada, kewajiban penyiraman jelas, namun pelanggaran terus terjadi tanpa sanksi tegas. Pengawasan terkesan tumpul, bahkan nyaris tak terasa di lapangan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan keras di tengah masyarakat: haruskah menunggu keributan, korban jatuh, atau viral di media sosial baru hukum ditegakkan? Apakah keselamatan warga hanya dianggap penting setelah muncul kegaduhan publik?

Bagi warga Jalan Transito, debu tambang bukan lagi sekadar polusi, melainkan simbol pembiaran. Selama truk terus melaju tanpa kendali dan aturan hanya menjadi formalitas, maka selama itu pula masyarakat akan terus menjadi korban—korban dari aktivitas tambang yang berjalan tanpa nurani.

Wartawan Aceh dalam berita telah mengirimkan pesan chat melalui saluran WA kepada pengelola PT LKT namun tidak mendapatkan respon ,Sampai berita ini diterbitkan  pihak dari PT lkt belum memberikan keterangan terkait kegiatan houling mereka

Author

lismanita

Follow Me
Other Articles
Previous

Wagub Aceh Pastikan TKD Kembali, Pemulihan Pascabencana Dipacu

Next

Wagub dan Bupati/Wali Kota se-Aceh Ikuti Rapat Penanganan Bencana Bersama Mendagri

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Menahan Haru di Sisi Raisa, Sentuhan Kepedulian Ketua TP PKK Aceh Besar Menguatkan Pejuang Kecil
  • Rita Mayasari Perkuat Gerakan Cegah Stunting di Aceh Besar Lewat Saweu Gampong
  • Kak Na Sumbang 3 Canting Batik Cap dan 1 Mesin Tenun untuk Perajin Binaan Dekranasda Aceh Besar
  • *BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia*
  • Ketua TP PKK Aceh Besar Apresiasi Pemprov Gelar Pasar Murah di Peukan Bada

Recent Comments

  1. Bazir Irma mengenai Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul
  2. Panji Agira mengenai Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul
  3. Wawan Kurnia mengenai Foto: Upaya Digitalisasi Angkutan Umum di Bandung
  4. Yah mengenai Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul
  5. Kasman mengenai Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul

Archives

  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • Maret 2019

Categories

  • Abdya
  • Aceh
  • Aceh
  • Aceh besar
  • Aceh timur
  • Advertorial
  • Agama
  • Banda Aceh
  • Bank Aceh
  • Berita
  • BPKA
  • BSI
  • BSI Aceh
  • Collection
  • Daerah
  • Dinas syariat islam
  • Dinsos Aceh
  • DPRA
  • DRKD ACEH
  • Ekbis
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Foto
  • Headline
  • Hukrim
  • Jakarta
  • Kesehatan
  • Kodam IM
  • Kominsa
  • Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Parlementarial
  • Pemerintah
  • Pemerintah Aceh
  • Pemeritah Aceh Besar
  • Pemeritah Aceh Timur
  • Pemko Banda Aceh
  • Pendidikan
  • Pengairan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Polda Aceh
  • Politik
  • polri
  • Siglie
  • Sosial
  • Tni-Polri
  • Uncategorized
  • Video
  • Wali Nanggroe Aceh
Copyright 2026 — Media Kabar Suara Rakyat. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme