Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Media Kabar Suara Rakyat Media Kabar Suara Rakyat

Menghadirkan Fakta yang Akurat dan Mencerahkan Rakyat

Media Kabar Suara Rakyat Media Kabar Suara Rakyat

Menghadirkan Fakta yang Akurat dan Mencerahkan Rakyat

  • Beranda
  • Berita Video
  • Bisnis
  • Bisnis
  • Budaya
  • Budaya
  • Disclaimer
  • Disclaimer
  • Disclaimer
  • Homepage
  • Hubungi Kami
  • Hubungi Kami
  • Hukum&Kriminal
  • Indeks
  • Info Iklan
  • Info Iklan
  • Ketentuan dan Kebijakan Privacy
  • Kode Etik
  • Login
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang
  • Tentang Kibaran
  • Tentang Kibaran
  • Trending
  • Beranda
  • Berita Video
  • Bisnis
  • Bisnis
  • Budaya
  • Budaya
  • Disclaimer
  • Disclaimer
  • Disclaimer
  • Homepage
  • Hubungi Kami
  • Hubungi Kami
  • Hukum&Kriminal
  • Indeks
  • Info Iklan
  • Info Iklan
  • Ketentuan dan Kebijakan Privacy
  • Kode Etik
  • Login
  • Panduan Komunitas
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Redaksi
  • Sample Page
  • Tentang
  • Tentang Kibaran
  • Tentang Kibaran
  • Trending
Subscribe
Close

Search

Aceh

Muzakir Manaf, Hadir nya Bunda Salma Di Banggar DPRA Bisa Bawa Warna Baru Dinamika Politik

By lismanita
Mei 20, 2026 2 Min Read
0
Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 20-5-2026 Susunan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2024–2029 resmi mengalami perubahan. Salah satu nama yang paling menyita perhatian publik adalah masuknya Salmawati, istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Bunda Salma.

Perubahan tersebut diumumkan dalam Rapat Paripurna DPRA yang berlangsung di Gedung DPRA, Banda Aceh, Rabu, 20 Mei 2026. Pengumuman dibacakan langsung oleh Wakil Ketua DPRA Ali Basrah di hadapan seluruh peserta sidang paripurna.

Dalam penyampaiannya, Ali Basrah menjelaskan bahwa perubahan komposisi Banggar DPRA dilakukan berdasarkan surat resmi Fraksi Partai Aceh Nomor 04/F/PA/4/2026 tentang perubahan alat kelengkapan dewan dari Fraksi Partai Aceh pada Badan Anggaran DPRA periode 2024–2029.

“Yang semula ditempati oleh saudara Saiful Bahri (Pon Yaya) dan saudara T. Heri Suhadi atau Abu Heri, digantikan oleh saudari Salmawati dan saudara Azhari M. Nur Haji atau Maop pada susunan Badan Anggaran DPRA Aceh periode 2024–2029,” ujar Ali Basrah saat memimpin rapat.

Masuknya Salmawati ke dalam Banggar DPRA langsung menjadi sorotan publik dan perbincangan politik di Aceh. Sebab, Banggar merupakan salah satu alat kelengkapan dewan yang memiliki posisi sangat strategis dalam menentukan arah pembahasan anggaran daerah, termasuk pembahasan APBA dan berbagai program prioritas Pemerintah Aceh.

Sebagai istri dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf, kehadiran Bunda Salma di Banggar dinilai akan membawa warna baru dalam dinamika politik dan penganggaran di parlemen Aceh. Selama ini, Bunda Salma dikenal aktif mendampingi berbagai kegiatan sosial, keagamaan, pemberdayaan perempuan, hingga kegiatan kemasyarakatan di sejumlah daerah di Aceh.

Tak hanya Bunda Salma, perubahan komposisi Banggar juga menghadirkan nama baru lainnya, yakni Azhari M. Nur Haji yang menggantikan posisi T. Heri Suhadi. Pergantian ini memperlihatkan adanya penyegaran internal di tubuh Fraksi Partai Aceh dalam memperkuat peran politik mereka di DPRA.

Sementara itu, dua nama yang sebelumnya duduk di Banggar, yakni Saiful Bahri dan Abu Heri, resmi tidak lagi menjadi bagian dari susunan badan tersebut.

Rapat paripurna yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri sejumlah pimpinan penting di Aceh. Tampak hadir Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, Ketua DPRA Zulfadhli, Wakil Ketua DPRA Saifuddin Muhammad, serta Wakil Ketua DPRA Salihin.

Kehadiran para pimpinan daerah dan legislatif tersebut menandakan pentingnya agenda paripurna yang bukan hanya membahas perubahan alat kelengkapan dewan, tetapi juga berkaitan langsung dengan arah kebijakan pembangunan Aceh ke depan.

Setelah pembacaan perubahan susunan Banggar selesai dilakukan, rapat kemudian dilanjutkan dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRA terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025.

Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran Pemerintah Aceh selama satu tahun terakhir. Melalui rekomendasi itu, DPRA memberikan berbagai catatan strategis untuk menjadi bahan perbaikan pemerintah daerah pada tahun anggaran berikutnya.

Perubahan komposisi Banggar ini diperkirakan akan memberi pengaruh terhadap dinamika pembahasan anggaran di DPRA ke depan. Terlebih, Banggar memiliki peran sentral dalam sinkronisasi program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat Aceh.

Dengan masuknya tokoh-tokoh baru, publik kini menanti bagaimana arah kerja Banggar DPRA selanjutnya, terutama dalam mengawal program pembangunan, pengawasan anggaran, serta memastikan kebijakan fiskal daerah berjalan efektif dan berpihak kepada rakyat

Author

lismanita

Follow Me
Other Articles
Previous

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Hadir Di Paripurna Pelaporan LKPJ Dpra

Next

Muzakir Manaf, Hadir nya Bunda Salma Di Banggar DPRA Bisa Bawa Warna Baru Dinamika Politik

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Menahan Haru di Sisi Raisa, Sentuhan Kepedulian Ketua TP PKK Aceh Besar Menguatkan Pejuang Kecil
  • Rita Mayasari Perkuat Gerakan Cegah Stunting di Aceh Besar Lewat Saweu Gampong
  • Kak Na Sumbang 3 Canting Batik Cap dan 1 Mesin Tenun untuk Perajin Binaan Dekranasda Aceh Besar
  • *BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia*
  • Ketua TP PKK Aceh Besar Apresiasi Pemprov Gelar Pasar Murah di Peukan Bada

Recent Comments

  1. Bazir Irma mengenai Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul
  2. Panji Agira mengenai Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul
  3. Wawan Kurnia mengenai Foto: Upaya Digitalisasi Angkutan Umum di Bandung
  4. Yah mengenai Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul
  5. Kasman mengenai Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul

Archives

  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • Maret 2019

Categories

  • Abdya
  • Aceh
  • Aceh
  • Aceh besar
  • Aceh timur
  • Advertorial
  • Agama
  • Banda Aceh
  • Bank Aceh
  • Berita
  • BPKA
  • BSI
  • BSI Aceh
  • Collection
  • Daerah
  • Dinas syariat islam
  • Dinsos Aceh
  • DPRA
  • DRKD ACEH
  • Ekbis
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Foto
  • Headline
  • Hukrim
  • Jakarta
  • Kesehatan
  • Kodam IM
  • Kominsa
  • Kriminal
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Parlementarial
  • Pemerintah
  • Pemerintah Aceh
  • Pemeritah Aceh Besar
  • Pemeritah Aceh Timur
  • Pemko Banda Aceh
  • Pendidikan
  • Pengairan
  • Peristiwa
  • Pertanian
  • Polda Aceh
  • Politik
  • polri
  • Siglie
  • Sosial
  • Tni-Polri
  • Uncategorized
  • Video
  • Wali Nanggroe Aceh
Aceh

Muzakir Manaf, Hadir nya Bunda Salma Di Banggar DPRA Bisa Bawa Warna Baru Dinamika Politik

By lismanita
Mei 20, 2026 2 Min Read
0
Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 20-5-2026 Susunan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2024–2029 resmi mengalami perubahan. Salah satu nama yang paling menyita perhatian publik adalah masuknya Salmawati, istri Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang lebih dikenal masyarakat dengan sapaan Bunda Salma.

Perubahan tersebut diumumkan dalam Rapat Paripurna DPRA yang berlangsung di Gedung DPRA, Banda Aceh, Rabu, 20 Mei 2026. Pengumuman dibacakan langsung oleh Wakil Ketua DPRA Ali Basrah di hadapan seluruh peserta sidang paripurna.

Dalam penyampaiannya, Ali Basrah menjelaskan bahwa perubahan komposisi Banggar DPRA dilakukan berdasarkan surat resmi Fraksi Partai Aceh Nomor 04/F/PA/4/2026 tentang perubahan alat kelengkapan dewan dari Fraksi Partai Aceh pada Badan Anggaran DPRA periode 2024–2029.

“Yang semula ditempati oleh saudara Saiful Bahri (Pon Yaya) dan saudara T. Heri Suhadi atau Abu Heri, digantikan oleh saudari Salmawati dan saudara Azhari M. Nur Haji atau Maop pada susunan Badan Anggaran DPRA Aceh periode 2024–2029,” ujar Ali Basrah saat memimpin rapat.

Masuknya Salmawati ke dalam Banggar DPRA langsung menjadi sorotan publik dan perbincangan politik di Aceh. Sebab, Banggar merupakan salah satu alat kelengkapan dewan yang memiliki posisi sangat strategis dalam menentukan arah pembahasan anggaran daerah, termasuk pembahasan APBA dan berbagai program prioritas Pemerintah Aceh.

Sebagai istri dari Gubernur Aceh Muzakir Manaf, kehadiran Bunda Salma di Banggar dinilai akan membawa warna baru dalam dinamika politik dan penganggaran di parlemen Aceh. Selama ini, Bunda Salma dikenal aktif mendampingi berbagai kegiatan sosial, keagamaan, pemberdayaan perempuan, hingga kegiatan kemasyarakatan di sejumlah daerah di Aceh.

Tak hanya Bunda Salma, perubahan komposisi Banggar juga menghadirkan nama baru lainnya, yakni Azhari M. Nur Haji yang menggantikan posisi T. Heri Suhadi. Pergantian ini memperlihatkan adanya penyegaran internal di tubuh Fraksi Partai Aceh dalam memperkuat peran politik mereka di DPRA.

Sementara itu, dua nama yang sebelumnya duduk di Banggar, yakni Saiful Bahri dan Abu Heri, resmi tidak lagi menjadi bagian dari susunan badan tersebut.

Rapat paripurna yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri sejumlah pimpinan penting di Aceh. Tampak hadir Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, Ketua DPRA Zulfadhli, Wakil Ketua DPRA Saifuddin Muhammad, serta Wakil Ketua DPRA Salihin.

Kehadiran para pimpinan daerah dan legislatif tersebut menandakan pentingnya agenda paripurna yang bukan hanya membahas perubahan alat kelengkapan dewan, tetapi juga berkaitan langsung dengan arah kebijakan pembangunan Aceh ke depan.

Setelah pembacaan perubahan susunan Banggar selesai dilakukan, rapat kemudian dilanjutkan dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRA terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025.

Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran Pemerintah Aceh selama satu tahun terakhir. Melalui rekomendasi itu, DPRA memberikan berbagai catatan strategis untuk menjadi bahan perbaikan pemerintah daerah pada tahun anggaran berikutnya.

Perubahan komposisi Banggar ini diperkirakan akan memberi pengaruh terhadap dinamika pembahasan anggaran di DPRA ke depan. Terlebih, Banggar memiliki peran sentral dalam sinkronisasi program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat Aceh.

Dengan masuknya tokoh-tokoh baru, publik kini menanti bagaimana arah kerja Banggar DPRA selanjutnya, terutama dalam mengawal program pembangunan, pengawasan anggaran, serta memastikan kebijakan fiskal daerah berjalan efektif dan berpihak kepada rakyat

Author

lismanita

Follow Me
Other Articles
Previous

Muzakir Manaf, Hadir nya Bunda Salma Di Banggar DPRA Bisa Bawa Warna Baru Dinamika Politik

Next

Kodim 0108/Agara Bersama Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Kumbang Jaya, Aceh Tenggara

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2026 — Media Kabar Suara Rakyat. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme