Banda Aceh Terima LHP Kinerja Penuntasan TBC dari BPK-RI, Siapkan Action Plan Tindak Lanjut

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dan Ketua DPRK, Irwansyah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dan Dengan Tujuan Tertentu (DTT) Kepatuhan Semester II 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh, Andri Yogama, dalam acara yang digelar di aula kantor BPK setempat pada Jumat, (30/01/2026).

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dan Ketua DPRK, Irwansyah menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dan Dengan Tujuan Tertentu (DTT) Kepatuhan Semester II 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh, Andri Yogama, dalam acara yang digelar di aula kantor BPK setempat pada Jumat, (30/01/2026).

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja dan Dengan Tujuan Tertentu (DTT) Kepatuhan Semester II 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh terkait upaya pemerintah daerah dalam penuntasan penyakit Tuberkulosis (TBC).

Laporan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dan Ketua DPRK, Irwansyah, dari Kepala BPK Perwakilan Aceh, Andri Yogama, dalam acara yang digelar di aula kantor BPK setempat pada Jumat, (30/01/2026).

Pada kesempatan yang sama, dokumen serupa dengan tematik berbeda juga diserahkan untuk Kabupaten Pidie dan Kabupaten Nagan Raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPK Perwakilan Aceh, Andri Yogama, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan pihaknya merupakan bagian dari pemeriksaan tematik nasional terkait upaya pemerintah daerah dalam penuntasan TBC di Banda Aceh serta kegiatan sarana dan prasarana pendidikan di Pidie dan Nagan Raya.

“Mengapa penuntasan penyakit TBC ini penting? Karena sekarang Indonesia berada di urutan kedua dunia setelah India. Penambahan kasusnya mencapai satu juta per tahun dengan jumlah kematian lebih dari 125 ribu orang per tahun,” ungkap Andri Yogama.

Ia menambahkan bahwa undang-undang mengamanatkan kepada BPK untuk menyerahkan hasil pemeriksaan dimaksud kepada daerah.

Untuk Banda Aceh, terdapat sejumlah temuan, di antaranya upaya penemuan kasus melalui skrining yang belum optimal, serta cakupan vaksinasi dan terapi pencegahan yang masih di bawah target Kementerian Kesehatan.

Andri Yogama menekankan bahwa LHP yang telah diserahkan wajib ditindaklanjuti selambat-lambatnya 60 hari ke depan kepada BPK.

Pihaknya juga membuka diri untuk berdiskusi lebih lanjut dengan unsur pemerintahan daerah dan legislatif jika diperlukan penjelasan tambahan.

“Kami berharap LHP ini dapat memberi manfaat bagi pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan, langkah tepat guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” sebut Andri Yogama.

READ  Pemprov Aceh Kerahkan Ribuan ASN Jadi Relawan Bencana

Sementara Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Aceh atas pelaksanaan pemeriksaan kinerja ini.

“Ini bukan semata-mata menjadi alat evaluasi, tetapi juga menjadi cermin perbaikan dan penguatan kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam upaya penuntasan penyakit Tuberkulosis.”

Dirinya pun menegaskan komitmen Pemko Banda Aceh dengan Rencana Aksi (Action Plan) sebagai Tindak Lanjut Rekomendasi BPK.

“Kami menerima dan berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara sungguh-sungguh sebagai wujud akuntabilitas dan tanggung jawab publik.”

Untuk itu, pihaknya telah menyusun Rencana Aksi atau Action Plan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK secara sistematis, terukur, dan berbasis waktu pelaksanaan yang jelas.

“Penuntasan TBC kami tetapkan sebagai prioritas pembangunan kesehatan daerah, karena menyangkut kualitas hidup dan masa depan masyarakat Kota Banda Aceh.”

Pemerintah kota juga akan menetapkan Peraturan Wali Kota serta menyempurnakan Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TBC. “Target orang terduga TBC tahun 2025 akan direvisi dan diselaraskan dengan target nasional,” ujar Illiza.

“Kemudian penuntasan TBC juga akan dimasukkan sebagai prioritas dalam RPJMK serta Renstra Dinas Kesehatan, dan kami menegaskan agar program ini menjadi prioritas dalam penganggaran daerah,” ujarnya lagi.

Selanjutnya, optimalisasi penemuan kasus TBC menjadi perhatian khusus Illiza. ” Kami akan menyusun SOP jejaring internal dan eksternal, menyusun dokumen pemetaan wilayah skrining TBC, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi rutin terhadap seluruh kegiatan penemuan kasus.”

Pemko Banda Aceh juga akan menyusun dan menetapkan SOP pemantauan pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT), melakukan intensifikasi vaksinasi BCG, serta meningkatkan pemberian TPT di Puskesmas.

“Selain itu, akan disusun pedoman serta SOP Pencegahan dan Pengendalian Infeksi TBC, karena pencegahan adalah pilar utama dalam memutus rantai penularan.”

READ  Dinas Pendidikan Dayah Aceh Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah untuk Dayah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Illiza menegaskan kembali bahwa action plan ini menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam menindaklanjuti rekomendasi BPK. “Seluruh langkah telah disusun dengan batas waktu yang jelas serta dokumen pendukung yang terukur,” ujarnya.

“Kami optimis, dengan penguatan regulasi, kelembagaan, layanan kesehatan, promosi, serta sistem informasi, target penuntasan TBC di Kota Banda Aceh dapat dicapai secara berkelanjutan,” ujarnya seraya mengharapkan pendampingan dan pengawasan yang konstruktif dari BPK RI, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan. (**)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel kabarsuararakyat.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Kebangsaan KAL Lemhannas Aceh Tegaskan Sinergitas Lintas Sektor demi Percepatan Rekonstruksi Aceh
Warisan Malahayati, Aceh Didorong Melahirkan Pemimpin Bahari dari Putra Daerah
Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Ungkap Pencurian Kabel PLN, Dua Pelaku Diamankan
SEKDA ACEH DORONG PERCEPATAN REHABILITASI LAHAN PERTANIAN
Kapolres Aceh Tengah Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, Apresiasi Semangat Peserta Meski Diguyur Hujan
Wali Kota dan Pimpinan DPRK Lepas Bebek Bersama pada Semarak Kemerdekaan Bersama Daniel A Wahab di Krueng Lampaseh
Skuad DPRK Banda Aceh Runner Up Turnamen Trofeo Corner Arena
Sekda Aceh Apresiasi Paskibraka 2026, Tekankan Semangat Pengabdian Generasi Muda
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:23 WIB

Ngopi Kebangsaan KAL Lemhannas Aceh Tegaskan Sinergitas Lintas Sektor demi Percepatan Rekonstruksi Aceh

Jumat, 11 September 2026 - 16:57 WIB

Warisan Malahayati, Aceh Didorong Melahirkan Pemimpin Bahari dari Putra Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Ungkap Pencurian Kabel PLN, Dua Pelaku Diamankan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:01 WIB

SEKDA ACEH DORONG PERCEPATAN REHABILITASI LAHAN PERTANIAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:46 WIB

Kapolres Aceh Tengah Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, Apresiasi Semangat Peserta Meski Diguyur Hujan

Berita Terbaru