Kak Na: Abu Doto adalah Senior dan Tauladan Kita Semua

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kak Na sampaikan duka & takziah ke rumah Abu Doto Zaini Abdullah di Aceh Besar. Semangat juang beliau dari masa konflik hingga Gubernur jadi teladan generasi muda Aceh, Selasa 16/06/2026.

Kak Na sampaikan duka & takziah ke rumah Abu Doto Zaini Abdullah di Aceh Besar. Semangat juang beliau dari masa konflik hingga Gubernur jadi teladan generasi muda Aceh, Selasa 16/06/2026.

Aceh Besar – Almarhum Zaini Abdullah atau yang akrab disapa Abu Doto, merupakan tokoh senior yang telah mendedikasikan hidupnya bagi perjuangan Aceh. Semangat juang Abu Doto merupakan hal yang patut diteladani bagi generasi muda Aceh.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, saat bertakziah ke rumah duka Almarhum Zaini Abdullah Gubernur Aceh periode 2012-2017, bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah, di Gampong Garot Kecamatan Darul Imarah, Selasa (16/6/2026).

“Duka mendalam kami sampaikan atas berpulangnya orang tua kita, tokoh perjuangan Aceh Bapak Zaini Abdullah. Seorang senior, seorang bapak bagi kita semua yang telah banyak berjuang untuk Aceh dan menjadi tauladan bagi kita semua, baik di masa konflik, saat merajut damai hingga saat Almarhum menjabat sebagai Gubernur Aceh pada 2012-2017 silam,” ujar Kak Na.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berpulangnya Almarhum tentu menjadi sebuah kehilangan bagi kita semua. Kami berharap Umi Niazah A Hamid selalu tabah. Abu Doto adalah orang yang sangat baik dan selalu mendedikasikan hidupnya untuk orang banyak, untuk Aceh tercinta, baik saat beliau sebagai dokter, di masa perjuangan maupun saat beliau menjabat sebagai Gubernur Aceh. Insya Allah, Abu Doto Husnul Khatimah dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah, ” sambung Kak Na.

Sebagaimana diketahui, Zaini Abdullah tutup usia pada 13 Juni 2026 pukul 12.24 Wib di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin, pada usia 86 tahun.

Pria kelahiran 24 April 1940 ini merupakan tokoh senior Gerakan Aceh Merdeka dan sempat menjabat sebagai Menteri Kesehatan GAM di Swedia. Pasca damai, Zaini Abdullah terpilih sebagai Gubernur Aceh periode 2012-2017 bersama Muzakir Manaf selaku Wakil Gubernur Aceh saat itu.

READ  Sekda Aceh Tekankan Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi Ekonomi

Zaini Abdullah dimakamkan di kampung halamannya, di Kompleks Sekolah Yayasan Tgk Chik Hanafiah, Gampong Rapana, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Aceh. []

Facebook Comments Box

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel kabarsuararakyat.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Kebangsaan KAL Lemhannas Aceh Tegaskan Sinergitas Lintas Sektor demi Percepatan Rekonstruksi Aceh
Warisan Malahayati, Aceh Didorong Melahirkan Pemimpin Bahari dari Putra Daerah
Tak Terima Dituduh Terima Fee Proyek Bencana, Mantan Sekda M. Nasir Bakal Tempuh Langkah Hukum
SEKDA ACEH DORONG PERCEPATAN REHABILITASI LAHAN PERTANIAN
Sekda Aceh Apresiasi Paskibraka 2026, Tekankan Semangat Pengabdian Generasi Muda
Sekda Aceh: Ekonomi Mulai Menguat, Momentum Pemulihan Harus Dijaga
Jalankan Amanah Mualem, Sekda Aceh Silaturahmi dengan Kapolda Aceh
Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:23 WIB

Ngopi Kebangsaan KAL Lemhannas Aceh Tegaskan Sinergitas Lintas Sektor demi Percepatan Rekonstruksi Aceh

Jumat, 11 September 2026 - 16:57 WIB

Warisan Malahayati, Aceh Didorong Melahirkan Pemimpin Bahari dari Putra Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 19:19 WIB

Tak Terima Dituduh Terima Fee Proyek Bencana, Mantan Sekda M. Nasir Bakal Tempuh Langkah Hukum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:01 WIB

SEKDA ACEH DORONG PERCEPATAN REHABILITASI LAHAN PERTANIAN

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:04 WIB

Sekda Aceh Apresiasi Paskibraka 2026, Tekankan Semangat Pengabdian Generasi Muda

Berita Terbaru