Wakapolda Aceh Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bacakan Amanat Presiden RI

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., mewakili Kapolda Aceh bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Merah Mapolda Aceh, Rabu (1/7/2026).

Upacara berlangsung khidmat dengan Komandan Upacara AKBP Dr. Akmal, S.E., M.M., yang juga menjabat sebagai Danden Gegana Satbrimob Polda Aceh. Kegiatan dihadiri Irwasda, para Pejabat Utama (PJU), Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Aceh.

Rangkaian upacara diawali dengan masuknya pasukan dari daerah persiapan, pembacaan salawat Nabi, menyanyikan Mars Polri, penghormatan dan pemeriksaan pasukan, hingga masuknya Pataka Polda Aceh Machdum Sakti ke lapangan upacara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Tribrata, serta penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Republik Indonesia kepada dua personel jajaran Polda Aceh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Aceh membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam amanatnya, Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri serta mengapresiasi dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan seluruh personel Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional secara profesional.

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, Presiden menegaskan bahwa seluruh pengabdian Polri harus bermuara pada pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui fungsi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.

Presiden juga menekankan pentingnya pelayanan Polri yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Polri diukur dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran dan manfaat pelayanan yang diberikan.

Dalam amanat tersebut, Presiden mengingatkan agar Polri siap menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari rivalitas geopolitik, perang siber, kejahatan transnasional, hingga dinamika ekonomi dunia, dengan terus memperkuat kemampuan prediktif, adaptif, dan responsif.

READ  Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Linge Aceh Tengah Capai 45,5 Persen

Selain itu, Presiden memberikan apresiasi atas kontribusi Polri dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, di antaranya pembangunan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis, optimalisasi 651.196 hektare lahan jagung yang meningkatkan produksi nasional sekitar 9 persen atau setara 1,36 juta ton, penegakan hukum terhadap narkoba, penyelundupan, dan judi online, pembangunan 10.905 unit rumah bagi personel Polri dan masyarakat, serta pengamanan proyek strategis nasional, kawasan hilirisasi, dan sektor energi.

Presiden juga menegaskan bahwa disahkannya Undang-Undang Polri yang baru harus menjadi momentum untuk memperkuat reformasi kelembagaan agar Polri semakin profesional, modern, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab tuntutan masyarakat.

Dalam amanatnya, Presiden memberikan lima arahan utama kepada seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan dan penegakan hukum, memperkuat kualitas sumber daya manusia yang adaptif, berintegritas, dan menguasai teknologi, meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi melalui peningkatan kepercayaan publik, komunikasi yang baik, respons cepat terhadap kritik, dan penguatan integritas.

Presiden menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat. Karena itu, Polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, humanis, responsif, dan prediktif.

Mengakhiri amanatnya, Presiden mengajak seluruh insan Bhayangkara menjadikan pengabdian sebagai ibadah, pelayanan sebagai kehormatan, dan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama mengenakan seragam Polri.

“Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian kutipan amanat Presiden yang dibacakan Wakapolda Aceh.

Usai pembacaan amanat Presiden, upacara dilanjutkan dengan Andika Bhayangkari, pembacaan doa, keluarnya Pataka Polda Aceh Machdum Sakti dari lapangan upacara, laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, menyanyikan Hymne Polri, hingga pasukan kembali ke daerah persiapan.

READ  Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga

Upacara tersebut turut dihadiri mewakili Wali Nanggroe Aceh, mewakili Gubernur Aceh, mewakili Pangdam Iskandar Muda, mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Ketua Pengadilan Tinggi Aceh, mewakili Kabinda Aceh, Danlanud Iskandar Muda, mewakili Danlanal Sabang, para, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Aceh beserta pengurus, para kepala dinas dan instansi terkait, purnawirawan Polri, warakawuri, serta pengurus Paguyuban Brimob.

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai atraksi yang ditampilkan oleh personel Polda Aceh. Di antaranya patroli Kamseltibcarlantas oleh personel Direktorat Lalu Lintas serta atraksi Jungle Warfare dan simulasi penanggulangan aksi teror serta penjinakan bom oleh personel Satbrimob Polda Aceh yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan peserta upacara.

Facebook Comments Box

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kabarsuararakyat.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Aceh Resmikan Klinik Pratama Bhayangkari, Gedung Bidang Propam, dan SPKT Polda Aceh
Karorena Polda Aceh Serahkan Jabatan, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Pesan Menjelang Purna Tugas
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke 80, Kapolda Aceh : Sekitar 5.000 Warga Telah Menerima Berbagai Layanan Kesehatan
Malam Ketiga Bhayangkara Fest 2026 Dikunjungi 33.149 Pengunjung
Ratusan Personel Ditpolairud Polda Aceh Laksanakan Kegiatan ASRI di Pantai Syiah Kuala Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Tokoh Masyarakat Aceh, Suryadi Djamil : Bhayangkara Fest 2026 Jadi Ajang Kebersamaan Polri dan Masyarakat Aceh
Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Linge Aceh Tengah Capai 45,5 Persen
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:56 WIB

Wakapolda Aceh Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bacakan Amanat Presiden RI

Senin, 29 Juni 2026 - 18:28 WIB

Karorena Polda Aceh Serahkan Jabatan, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Pesan Menjelang Purna Tugas

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:45 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke 80, Kapolda Aceh : Sekitar 5.000 Warga Telah Menerima Berbagai Layanan Kesehatan

Senin, 22 Juni 2026 - 19:15 WIB

Malam Ketiga Bhayangkara Fest 2026 Dikunjungi 33.149 Pengunjung

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:24 WIB

Ratusan Personel Ditpolairud Polda Aceh Laksanakan Kegiatan ASRI di Pantai Syiah Kuala Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 di Banda Aceh, Rabu 1/7/2026.

Pemerintah Aceh

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri

Rabu, 1 Jul 2026 - 18:00 WIB

Gubernur Aceh Muzakir Manaf/Mualem pastikan hilirisasi migas Blok Andaman berjalan. Lampu hijau sudah didapat. Tahap awal Lapangan Gas Tengkulo South Andaman oleh Mubadala Energy akan digarap di KEK Arun Lhokseumawe. Gas 300 MMSCFD & 7.500 barel kondensat/hari berpotensi bangun pabrik methanol, refinery, serta dorong SDM Aceh, Rabu 01/07/2026.

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

Rabu, 1 Jul 2026 - 14:10 WIB