Pastikan Stok Pupuk Pasca Banjir, Bupati Aceh Besar Tinjau Gudang PIM di Blang Bintang

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram), berdialog dengan Account Executive Penjualan Wilayah Aceh Pupuk Indonesia, Muhammad Ihsan, saat peninjauan Gudang PIM, di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (6/1/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram), berdialog dengan Account Executive Penjualan Wilayah Aceh Pupuk Indonesia, Muhammad Ihsan, saat peninjauan Gudang PIM, di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (6/1/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

Aceh Besar – Untuk memastikan ketersediaan pupuk bagi petani pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh yang menyebabkan sempat terjadinya kelangkaan pupuk, Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram) meninjau Gudang Pupuk Indonesia (PIM) yang berlokasi di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (6/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Aceh Besar didampingi Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Jakfar SP MSi, Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar Drs Sulaimi MSi, serta perwakilan Kadin Aceh Besar.

Bupati Syech Muharram mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memastikan stok pupuk bersubsidi tetap tersedia dan pendistribusian berjalan normal setelah sempat terganggu akibat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk Aceh terdapat jalur subsidi dengan lima distributor. Memang pada awal pasca banjir sempat terjadi kelangkaan pupuk akibat terputusnya akses jalan, hampir sama seperti yang terjadi pada distribusi gas elpiji 3 kilogram.

Namun Pupuk Indonesia telah mengambil langkah-langkah strategis,” ujarnya.

Syech Muharram menjelaskan, salah satu langkah yang diambil adalah mendatangkan pupuk melalui jalur laut. Saat ini stok pupuk di gudang masih tersedia dan sedang dalam proses pendistribusian ke kios-kios resmi di kecamatan melalui distributor.

“Alhamdulillah stok masih ada, hanya saja saat ini sedang dalam proses distribusi ke kios-kios. Kami meminta masyarakat, khususnya petani di Aceh Besar, untuk bersabar karena pupuk akan terus berdatangan ke kios-kios di masing-masing kecamatan,” jelasnya.

Syech Muharram juga mengungkapkan bahwa pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM) sebelumnya turut terdampak banjir sehingga sempat menghentikan aktivitas produksi.

“Pabrik PIM sempat terendam banjir dan baru kembali beroperasi dalam beberapa hari terakhir. Produksi kini sudah mulai normal kembali, ditambah akses jalan lintasan Kota Blang Bintang juga sudah dapat dilalui.

READ  Komisi II DPRA Gerak Cepat Rumuskan Rencana Aksi Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Aceh

Armada pengangkut pupuk sudah kembali beroperasi untuk memasok kebutuhan Aceh Besar,” katanya.

Bupati Aceh Besar berharap ketersediaan pupuk yang kembali normal dapat mendukung musim tanam dan menjaga hasil panen petani agar tetap optimal.

“Kita berharap hasil panen masyarakat tahun ini tetap baik dan Aceh Besar dapat terus menjadi daerah surplus pangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Account Executive Penjualan Wilayah Aceh Pupuk Indonesia, Muhammad Ihsan, mengungkapkan bahwa stok pupuk saat ini masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan petani selama satu minggu ke depan, sembari terus dilakukan penambahan pasokan.

Menurutnya, Gudang Pupuk Indonesia di Blang Bintang tersebut melayani distribusi pupuk untuk beberapa daerah, dengan fokus utama pada Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Jaya.

“Gudang ini memfasilitasi dua kabupaten terbesar, yakni Aceh Besar dan Aceh Jaya. Saat ini stok yang tersedia sekitar 1.000 hingga 1.300 ton, terdiri dari 300 ton pupuk urea dan sisanya pupuk NPK,” kata Ihsan.

Ia menjelaskan, pasca banjir, distribusi pupuk sempat terkendala akibat putusnya jembatan di kawasan Kuta Blang. Kondisi tersebut membuat Pupuk Indonesia untuk pertama kalinya menggunakan jalur laut sebagai alternatif distribusi.

“Distribusi dilakukan melalui Pelabuhan Krueng Geukueh-Aceh Utara menuju Pelabuhan Malahayati Krueng Raya-Aceh Besar.

Saat ini jembatan Kuta Blang sudah dapat dilalui kembali, namun dengan kapasitas terbatas sekitar 30 ton, sehingga distribusi dilakukan secara bertahap agar kebutuhan petani tetap terpenuhi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ihsan menyebutkan, Aceh Besar saat ini telah memasuki masa tanam, sehingga ketersediaan pupuk menjadi faktor yang sangat krusial.

“Kami berharap distribusi yang kembali berjalan normal dapat mencegah terjadinya gagal panen dan petani bisa memaksimalkan musim tanam tahun ini,” pungkasnya.(**)

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel kabarsuararakyat.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Otsus dalam Revisi UUPA untuk Percepat Penurunan Kemiskinan
Ketua DPW PSI Aceh Silaturahmi ke Abiya Jeunib, Bahas Program untuk Duafa dan Anak Yatim
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kebahagiaan Maimunah Terwujud Lewat Rumah Layak Huni dari Polres Aceh Tengah
Ketua PSI Aceh Temui Kapolda, Bahas Ekonomi Rakyat hingga Kolaborasi Bangun Aceh
Ratusan Warga hingga Eks Kombatan GAM Jemput Ketua PSI Aceh T Rival Amiruddin, Konvoi Keliling Banda Aceh
Kaesang Pilih Putra Daerah, T Rival Amiruddin Nahkodai PSI Aceh
Menahan Haru di Sisi Raisa, Sentuhan Kepedulian Ketua TP PKK Aceh Besar Menguatkan Pejuang Kecil
Kak Na Sumbang 3 Canting Batik Cap dan 1 Mesin Tenun untuk Perajin Binaan Dekranasda Aceh Besar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pemerintah Aceh Dorong Penguatan Otsus dalam Revisi UUPA untuk Percepat Penurunan Kemiskinan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:54 WIB

Ketua DPW PSI Aceh Silaturahmi ke Abiya Jeunib, Bahas Program untuk Duafa dan Anak Yatim

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:13 WIB

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kebahagiaan Maimunah Terwujud Lewat Rumah Layak Huni dari Polres Aceh Tengah

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:34 WIB

Ketua PSI Aceh Temui Kapolda, Bahas Ekonomi Rakyat hingga Kolaborasi Bangun Aceh

Senin, 1 Juni 2026 - 03:48 WIB

Ratusan Warga hingga Eks Kombatan GAM Jemput Ketua PSI Aceh T Rival Amiruddin, Konvoi Keliling Banda Aceh

Berita Terbaru

Kak Na apresiasi IWPG yang jadikan Aceh lokasi pendidikan perdamaian. TP PKK Aceh siap perluas program PLT ke kader hingga dasa wisma, Kamis 18/06/2026.

Pemerintah Aceh

Gelar Pendidikan Perdamaian, Kak Na Apresiasi IWPG

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:36 WIB