Menahan Haru di Sisi Raisa, Sentuhan Kepedulian Ketua TP PKK Aceh Besar Menguatkan Pejuang Kecil

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Langkah Hj. Rita Mayasari berjalan perlahan memasuki ruang isolasi di lantai tiga Gedung Onkologi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUZA), Sabtu (23/5/2026) siang.

Di balik pintu kamar perawatan itu, seorang gadis kecil tengah berjuang menghadapi ujian hidup yang begitu berat di usianya yang masih belia.

Di atas tempat tidur perawatan, Raisa (13), putri asal Gampong Lambunot Tanoh, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, terbaring menahan rasa sakit tak terperi akibat kanker tulang stadium 4 yang dideritanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun kunjungan ini bukan sekadar kunjungan biasa yang datang menghampirinya. Ada sentuhan kepedulian, kehangatan, dan kasih sayang yang ikut masuk ke ruang perawatan tersebut.

Sebagai Ketua TP PKK Aceh Besar sekaligus istri Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris, Hj. Rita Mayasari datang bukan hanya membawa perhatian secara formal, tetapi juga menghadirkan empati seorang ibu yang turut merasakan kesedihan keluarga yang sedang diuji.

Saat berdiri di dekat Raisa, Hj. Rita yang didampingi rombongan PKK Aceh Besar tampak beberapa kali terdiam. Tatapannya tak lepas dari wajah gadis kecil yang selama ini harus menjalani perjuangan panjang melawan penyakitnya.

Sesekali ia menggenggam tangan Raisa, mencoba menyalurkan kekuatan melalui kata-kata yang sederhana namun penuh makna.

“Kalau Allah memberi ujian berarti Allah sayang kepada kita. Jangan berputus asa ya nak, tetap semangat, terus mengingat Allah dan harus ikhlas menjalani ujian ini,” ujarnya dengan suara yang bergetar menahan haru.

Suasana di ruangan itu mendadak hening. Di sela-sela percakapan, air mata seolah tak jauh dari pelupuk mata. Sebagai seorang ibu, Hj. Rita terlihat berusaha menenangkan diri ketika mendengar cerita tentang perjuangan panjang yang dijalani Raisa.

READ  Karo Adpim Menghadiri Rapat Virtual Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh

Ia kembali menguatkan gadis kecil itu agar tetap bersabar dan tidak kehilangan harapan. “Tetap sabar dengan ujian Allah. Jangan pernah menyerah,” pesannya lembut sambil mengelus kepala Raisa.

Kepedulian Hj. Rita tidak hanya tertuju kepada Raisa, tetapi juga kepada keluarga yang selama ini setia mendampingi putrinya berjuang. Ia berbincang dengan orang tua Raisa, mendengarkan cerita tentang perjalanan penyakit yang awalnya hanya ditandai rasa pegal saat Raisa masih duduk di bangku kelas 5 SD pada tahun 2024.

Kini, putri pertama dari pasangan Nurmi (37) dan Zaini (38) itu harus menjalani hari-harinya di ruang perawatan rumah sakit.

Sang ibu menceritakan bahwa anaknya dikenal sangat sabar dan hampir tidak pernah mengeluh, meski menahan rasa sakit yang luar biasa. Bukan hanya saat merasakan sakit kanker ini, bahkan dari dulu memang tidak suka mengeluh.

“Dia tidak pernah mengeluh sakit kepada kami. Anak kami sangat sabar,” ujar Nurmi dengan mata berkaca-kaca.

Bagi Hj. Rita, perhatian terhadap masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau agenda formal semata. Di tengah kesibukannya mendampingi berbagai program sosial dan pemberdayaan keluarga, kepedulian kepada warga yang sedang menghadapi ujian kehidupan juga menjadi bagian dari tanggung jawab moral yang terus dijaganya.

Di ruang perawatan itu, kunjungan tersebut mungkin hanya berlangsung beberapa saat. Namun bagi Raisa dan keluarganya, kehadiran seorang pemimpin perempuan yang datang membawa doa, semangat, dan perhatian, menjadi pengingat bahwa di tengah ujian yang berat, mereka tidak sedang berjalan sendirian.(**)

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel kabarsuararakyat.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngopi Kebangsaan KAL Lemhannas Aceh Tegaskan Sinergitas Lintas Sektor demi Percepatan Rekonstruksi Aceh
Warisan Malahayati, Aceh Didorong Melahirkan Pemimpin Bahari dari Putra Daerah
Tak Terima Dituduh Terima Fee Proyek Bencana, Mantan Sekda M. Nasir Bakal Tempuh Langkah Hukum
Reje Gunung Sayang Hadiri Apel Kebangsaan Indonesia Damai
Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Ungkap Pencurian Kabel PLN, Dua Pelaku Diamankan
SEKDA ACEH DORONG PERCEPATAN REHABILITASI LAHAN PERTANIAN
Kapolres Aceh Tengah Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, Apresiasi Semangat Peserta Meski Diguyur Hujan
Polsubsektor Rusip Antara Bersama Warga Gotong Royong Bangun Masjid Babul Ulum
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:23 WIB

Ngopi Kebangsaan KAL Lemhannas Aceh Tegaskan Sinergitas Lintas Sektor demi Percepatan Rekonstruksi Aceh

Jumat, 11 September 2026 - 16:57 WIB

Warisan Malahayati, Aceh Didorong Melahirkan Pemimpin Bahari dari Putra Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 19:19 WIB

Tak Terima Dituduh Terima Fee Proyek Bencana, Mantan Sekda M. Nasir Bakal Tempuh Langkah Hukum

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Reje Gunung Sayang Hadiri Apel Kebangsaan Indonesia Damai

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Satreskrim Polres Aceh Tengah Berhasil Ungkap Pencurian Kabel PLN, Dua Pelaku Diamankan

Berita Terbaru