Bener Meriah – Reje Gunung Sayang Kecamatan Mesidah, Juandi, menghadiri Apel Kebangsaan Indonesia Damai yang digelar di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Kabupaten Bener Meriah, Senin (24/8/2026).
Apel Kebangsaan Indonesia Damai tersebut diikuti oleh unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bener Meriah.
Kehadiran Reje Gunung Sayang Juandi dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya bersama dalam menjaga persatuan, kerukunan, keamanan dan kedamaian di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Juandi mengatakan, Apel Kebangsaan Indonesia Damai menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, menjaga kedamaian bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita kembali diingatkan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan dan kebersamaan. Kedamaian harus kita jaga bersama, mulai dari lingkungan keluarga, kampung hingga masyarakat secara luas,” ujar Juandi.
Ia mengajak masyarakat, khususnya warga Gunung Sayang, untuk terus menjaga hubungan baik antarsesama, saling menghormati serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Menurutnya, perkembangan media sosial membuat informasi dapat tersebar dengan cepat sehingga masyarakat perlu lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Setiap persoalan diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Mari kita kedepankan komunikasi, musyawarah dan persaudaraan dalam menyelesaikan setiap persoalan,” katanya.
Juandi juga menilai keberagaman masyarakat Kabupaten Bener Meriah merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara. Perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan, melainkan menjadi bagian dari kekuatan dalam membangun daerah.
Ia berharap semangat yang dibawa dalam Apel Kebangsaan Indonesia Damai dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Kita berharap semangat kebangsaan dan kedamaian ini tidak berhenti pada kegiatan apel saja, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, gotong royong dan menjaga keamanan lingkungan,” ungkapnya.
Sebagai Reje Gunung Sayang, Juandi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan dan menjaga suasana kampung agar tetap aman, tertib dan kondusif.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga kedamaian. Mari kita perkuat persatuan dan kebersamaan demi terciptanya Bener Meriah yang aman dan harmonis,” pungkasnya.(*)









