BENER MERIAH – Musibah kebakaran yang melanda kawasan Pasar Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, menimbulkan dampak besar bagi masyarakat. Berdasarkan data sementara, sebanyak 96 rumah hangus terbakar, dengan total 66 kepala keluarga (KK) atau sekitar 243 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.
Selain kerugian materiil, kebakaran juga menyebabkan korban luka bakar, termasuk seorang ibu bersama balitanya. Kondisi ini memicu kepedulian berbagai pihak, termasuk Pemuda Kampung Bahagie Bertona, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.
Sebagai bentuk solidaritas, para pemuda setempat membuka open donasi untuk membantu meringankan beban korban kebakaran. Penggalangan bantuan ini ditujukan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal serta harta benda akibat musibah tersebut,Senin (10/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Pemuda Kampung Bahagie Bertona, M. Irwansyah, mengatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap sesama masyarakat Aceh yang sedang tertimpa musibah.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran di Pasar Jagong Jeget. Banyak warga kehilangan rumah dan harta benda, bahkan ada korban luka bakar. Melalui donasi ini, kami berharap bisa sedikit membantu meringankan beban mereka,” ujar Irwansyah.
Ia mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi tanpa melihat besar kecilnya bantuan. Menurutnya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti jika dilakukan secara bersama-sama.
Adapun bantuan yang dibutuhkan berupa sembako, makanan siap saji, air minum kemasan, pakaian layak pakai, selimut, serta kebutuhan darurat lainnya. Selain itu, masyarakat juga dapat menyalurkan bantuan berupa uang tunai melalui rekening yang telah disediakan panitia.
Sementara itu, Reje Kampung Bahagie Bertona, Riskan Fitra, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah para pemuda yang bergerak cepat membantu korban kebakaran.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif para pemuda dalam membuka donasi ini. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat. Kami berharap semakin banyak pihak yang ikut membantu,” ujarnya.
Pemuda Kampung Bahagie Bertona berharap gerakan ini dapat menjadi jembatan kepedulian bagi masyarakat luas untuk membantu para korban, sehingga mereka dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti sediakala.(*)









