Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Mualem perintahkan Sekda Nasir siapkan skema revisi PoD Blok Andaman. Pembahasan dengan SKK Migas dijadwalkan Selasa 23 Juni 2026, libatkan berbagai pihak. Aceh usulkan gas & kondensat diproses onshore di KEK Arun, bukan FPSO lepas pantai. Tujuannya: hilirisasi, serap tenaga kerja lokal lebih besar, dorong multiplier effect & tekan kemiskinan, Minggu 21/06/2026.

Gubernur Mualem perintahkan Sekda Nasir siapkan skema revisi PoD Blok Andaman. Pembahasan dengan SKK Migas dijadwalkan Selasa 23 Juni 2026, libatkan berbagai pihak. Aceh usulkan gas & kondensat diproses onshore di KEK Arun, bukan FPSO lepas pantai. Tujuannya: hilirisasi, serap tenaga kerja lokal lebih besar, dorong multiplier effect & tekan kemiskinan, Minggu 21/06/2026.

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memerintahkan jajarannya segera mempersiapkan skema revisi PoD (Plane of Development) Lapangan Gas Tengkulo di Wilayah Kerja South Andaman (Blok Andaman) untuk dibahas dengan SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi).

Ihwal intruksi Gubernur Mualem tersebut dibenarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun. “Benar, arahan Pak Gubernur memang demikian. Jadi kita segera menyiapkannya,” kata Sekda Nasir di Banda Aceh, Minggu (21/06/2026).

Nasir menambahkan, pembahasan skema revisi PoD Blok Andaman tersebut dilaksanakan pada Selasa (23/06/2026). “Pak Gubernur memberi arahan bahwa pembahasan revisi PoD perlu melibatkan bebagai pihak, sehingga dapat menjadi representasi masyarakat Aceh,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nasir, pembahasan skema revisi PoD Blok Andaman ini merupakan kelanjutan pertemuan Gubernur Mualem dengan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, di kantor SKK Migas, Jakarta, Rabu malam (10 Juni 2026).

“Saya ikut serta dalam pertemuan tersebut,” katanya. “Kesepakatan waktu itu, SKK Migas memberi ruang kepada Pemerintah Aceh untuk mengajukan revisi PoD Blok Andaman. Bahkan bersedia mengakomodirnya.”

Perlu digarisbawahi, kata Nasir, bahwa Gubernur Mualem tak menolak proyek lapangan gas Tengkulo South Andaman dan Mubadala Energy sebagai investornya. “Pemerintah Aceh mendukung iklim investasi yang positif, selama ini terus mendorong adanya penanaman modal di Aceh,” katanya.

Gubernur Mualem, kata Nasir, berpandangan bahwa penanaman modal akan mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh. “Menjadi simpul utama dalam menekan angka kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran,” katanya.

“Soal itu, juga terdapat dalam Visi dan Misi Pemerintah Aceh yang adalah turunan dari Visi dan Misi Mualem (Gubernur Aceh Muzakir Manaf) dan Dek Fadh (Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah).”

READ  Kak Na Ajak Anak yatim Berbelanja Baju Lebaran di Plaza Aceh

Jadi, kata Nasir, revisi PoD proyek lapangan gas Tengkulo South Andaman disesuaikan dengan arah pembangunan Aceh yang sesuai dengan visi dan misi Gubernur Mualem dan Wakil Gubernur. “Yaitu hilirisasi. Hilirisasi ini sejalan dengan program nasional. Jadi program Gubernur Mualem itu linier dengan program Presiden Prabowo,” katanya.

Karena itu, Nasir menjelaskan, Gubernur Mualem menginginkan skema penyaluran gas dan kondensat langsung ke darat (onshore pipelining) kemudian diproses di Onshore Processing Facility (OPF) dengan memanfaatkan fasilitas KEK Arun, Lhoksermawe.

“Gubernur Mualem mendorong Blok Andaman berdampak pada multiplier effect ekonomi dengan bertumbuhnya sektor-sektor industri-industri serta membuka lapangan usaha lainnya,” kata Nasir. “Fasilitas darat menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah jauh lebih besar dibandingkan fasilitas terapung yang sangat terisolasi di lepas pantai.”

Itulah sebabnya, Nasir menambahkan, Gubernur Mualem meminta revisi terhadap PoD yang telah ditetapkan Kementerian ESDM dan SKK Migas pada Maret 2026. Dalam PoD itu, gas dan kondesat diproses di FPSO (Floating Production Storage dan Offloading) di South Andaman, kemudian disalurkan ke ORF (Onshore Receiving Facilities) yang berlokasi di KEK Arun, Lhokseumawe. Proses penyalurannya melalui Offshore Gas Pipeline dari FPSO ke ORF.[]

Facebook Comments Box

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kabarsuararakyat.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Kembar Venezuela, Gubernur Mualem Sampaikan Belasungkawa Mendalam
Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri
Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman
Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI
Surati Presiden Prabowo, Mualem: Migas Andaman untuk Hilirisasi di KEK Arun Lhokseume
Sekda Aceh Lepas Kontingen TSA ke Sumut National Taekwondo Championship 2026
Sekda Aceh Terima Audiensi Mahasiswa, Paparkan Capaian dan Percepatan Pemulihan Pasca Bencana Hidrometeorologi
Soal Blok Andaman, Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:05 WIB

Gempa Kembar Venezuela, Gubernur Mualem Sampaikan Belasungkawa Mendalam

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:10 WIB

Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

Senin, 29 Juni 2026 - 18:33 WIB

Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:12 WIB

Surati Presiden Prabowo, Mualem: Migas Andaman untuk Hilirisasi di KEK Arun Lhokseume

Berita Terbaru

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 di Banda Aceh, Rabu 1/7/2026.

Pemerintah Aceh

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri

Rabu, 1 Jul 2026 - 18:00 WIB

Gubernur Aceh Muzakir Manaf/Mualem pastikan hilirisasi migas Blok Andaman berjalan. Lampu hijau sudah didapat. Tahap awal Lapangan Gas Tengkulo South Andaman oleh Mubadala Energy akan digarap di KEK Arun Lhokseumawe. Gas 300 MMSCFD & 7.500 barel kondensat/hari berpotensi bangun pabrik methanol, refinery, serta dorong SDM Aceh, Rabu 01/07/2026.

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

Rabu, 1 Jul 2026 - 14:10 WIB